Penetapan Pemungut Bea Meterai

bacaan 2 Menit
Favorite

No account yet? Register

rawpixel.com / freepik

Bea Meterai yang terutang atas dokumen tertentu wajib dipungut oleh Pemungut Bea Meterai. Dokumen tertentu ini meliputi:

  1. Surat berharga berupa cek dan bilyet giro.
  2. Dokumen transaksi surat berharga termasuk dokumen transaksi kontrak berjangka dengan nama dan dalam bentuk apapun.
  3. Surat keterangan, surat pernyataan, atau surat lainnya yang sejenis beserta rangkapnya.
  4. Dokumen yang menyatakan jumlah uang dengan nilai nominal lebih dari Rp5.000.000,00 (lima juta rupiah) yang menyebutkan penerimaan uang, atau berisi pengakuan bahwa utang seluruhnya atau sebagiannya telah dilunasi maupun diperhitungkan.

Dokumen tertentu yang mendapat fasilitas pembebasan dari pengenaan Bea Meterai dikecualikan dari pemungutan Bea Meterai.

Kriteria Pemungut Bea Meterai

Wajib Pajak yang ditetapkan sebagai Pemungut Bea Meterai merupakan Wajib Pajak dengan kriteria:

  • Memfasilitasi penerbitan dokumen tertentu, dan/atau
  • Menerbitkan dan/atau memfasilitasi penerbitan dokumen tertentu dengan jumlah lebih dari 1.000 (seribu dokumen dalam 1 (satu) bulan

Tata Cara Penetapan Pemungut Bea Meterai

  1. Direktur Jenderal Pajak (Dirjen Pajak) atau pejabat yang ditunjuk menetapkan Wajib Pajak sebagai Pemungut Bea Meterai dengan menerbitkan surat penetapan sebagai Pemungut Bea Meterai.
  2. Penetapan sebagai Pemungut Bea Meterai mulai berlaku terhitung sejak awal bulan berikutnya setelah tanggal surat penetapan.
  3. Wajib Pajak yang memenuhi kriteria sebagai Pemungut Bea Meterai tetapi belum ditetapkan sebagai Pemungut Bea Meterai dapat menyampaikan surat pemberitahuan untuk ditetapkan sebagai Pemungut Bea Meterai.
  4. Surat pemberitahuan dapat disampaikan melalui: alamat posel (email), aplikasi, atau sistem yang disediakan oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP).
  5. Surat pemberitahuan dapat menjadi pertimbangan bagi Dirjen Pajak atau pejabat yang ditunjuk untuk menetapkan Wajib Pajak sebagai Pemungut Bea Meterai.

Lampiran I

Contoh Format Surat Penetapan Sebagai Pemungut Bea Meterai

Sumber: Peraturan Menteri Keuangan Nomor 151/PMK.03/2021
Categories: Tax Learning

Artikel Terkait