Pemerintah Inggris melalui HM Revenue and Customs (HMRC) memperluas pengawasan terhadap kelompok miliarder yang memiliki keterkaitan perpajakan dengan Inggris (UK tax footprints). Dalam kebijakan terbaru, HMRC menargetkan agar setiap miliarder yang teridentifikasi memiliki UK tax footprint mendapatkan penugasan Customer Compliance Manager (CCM). Penugasan tersebut merupakan bagian dari upaya HMRC untuk meningkatkan pemahaman terhadap profil dan risiko perpajakan kelompok individu dengan kekayaan tinggi.
Kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut atas rekomendasi parlemen Inggris dan pengawasan terhadap kinerja HMRC. Dalam dokumen treasury minutes yang dipublikasikan oleh HM Treasury, HMRC menyatakan akan meningkatkan pemahamannya mengenai miliarder yang memiliki UK tax footprint. Dalam laporan kinerja 2025–2026, HMRC mendefinisikan individu kaya (wealthy individuals) sebagai individu dengan pendapatan sedikitnya £200.000 atau aset sedikitnya £2 juta dalam salah satu dari 3 tahun terakhir. Kelompok tersebut diperkirakan mencakup sekitar 1,3 juta individu.
Pelaksanaan kebijakan ini telah dimulai sejak musim panas melalui pengiriman surat pemberitahuan penetapan CCM kepada para miliarder yang teridentifikasi memiliki kewajiban perpajakan. CCM merupakan pejabat senior HMRC yang bertugas membangun pemahaman mendalam mengenai kondisi keuangan, perilaku, dan risiko kepatuhan wajib pajak.
Dalam menjalankan fungsinya, HMRC memanfaatkan pendekatan berbasis data dan risiko. Informasi yang digunakan dapat berasal dari internal pemerintah maupun informasi eksternal, termasuk data yang diperoleh melalui kerja sama internasional. Pengawasan dapat mencakup berbagai jenis pajak serta hubungan individu dengan bisnis atau aset yang mereka miliki atau pengaruhi.
HMRC menjelaskan bahwa compliance check hanya dilakukan apabila terdapat indikasi ketidakpatuhan yang perlu ditindaklanjuti. Pendekatan HMRC terhadap individu kaya juga mencakup langkah pencegahan, seperti memberikan dukungan dan informasi sebelum penyampaian surat pemberitahuan pajak.
Rincian mengenai jumlah miliarder yang berhasil teridentifikasi serta peta kepatuhan kelompok tersebut rencananya akan dipublikasikan oleh HMRC dalam laporan kinerja mendatang. Langkah ini ditujukan untuk memperjelas kontribusi fiskal dari kelompok berpendapatan tinggi sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
