Pemerintah Kanada pada Selasa (15/9/2026) mengumumkan insentif pajak baru bernama Productivity Mega Deduction untuk mendukung skema immediate expensing atas investasi modal usaha. Kebijakan yang diumumkan dalam acara Canada Investment Summit di Toronto tersebut memperluas porsi aset yang biaya investasinya dapat dikurangkan langsung pada tahun pertama, dari sekitar 15% menjadi lebih dari 65%. Kebijakan ini ditujukan untuk mendorong peningkatan investasi di Kanada.
Melalui kebijakan tersebut, Marginal Effective Tax Rate (METR) Kanada untuk investasi bisnis baru diperkirakan turun dari sekitar 13% menjadi 6,4%. Tingkat tersebut menjadi yang terendah di antara negara-negara anggota G7 dan berada di bawah METR Amerika Serikat yang tercatat sebesar 16,9%.
Productivity Mega Deduction mencakup berbagai jenis aset modal, mulai dari kabel serat optik, infrastruktur pertambangan, pipa minyak dan gas, hingga perangkat lunak. Insentif tersebut juga mencakup infrastruktur transportasi seperti rel kereta, jalan, dan jembatan. Pemerintah Kanada memperkirakan kebijakan ini membutuhkan anggaran sebesar C$ 36 miliar selama 5 tahun. Selain itu, komitmen dana dan insentif modal pemerintah senilai C$ 280 miliar ditargetkan dapat mendorong investasi hingga C$ 1 triliun dari sektor publik, swasta, dan mitra institusional.
Pemerintah Kanada memperkirakan kebijakan tersebut akan memberikan dampak terhadap perekonomian dalam jangka panjang. Peningkatan investasi swasta untuk pengadaan mesin dan teknologi baru diproyeksikan menambah economic output rata-rata hingga C$ 22 miliar per tahun. Selain itu, kebijakan tersebut diperkirakan dapat mendorong pertumbuhan produktivitas dan membuka hingga 80.000 lapangan kerja baru per tahun selama satu dekade mendatang.
Perdana Menteri Kanada Mark Carney mengatakan pemerintah akan memanfaatkan kapasitas fiskal dan sumber daya energi untuk menarik investasi global. "Kanada memiliki apa yang dibutuhkan dunia. Kami adalah energy powerhouse dengan tenaga kerja berpendidikan tinggi dan kekuatan fiskal yang kokoh," ujarnya. Lebih lanjut, Carney menjelaskan bahwa kebijakan tersebut menunjukkan upaya pemerintah untuk meningkatkan daya tarik investasi di Kanada.
Sementara itu, Menteri Keuangan dan Pendapatan Nasional Kanada François-Philippe Champagne menyebut Productivity Mega Deduction sebagai salah satu perubahan kebijakan pajak bisnis yang signifikan. "Dengan Productivity Mega Deduction, kami memperkuat posisi Kanada sebagai negara paling kompetitif di G7 untuk investasi bisnis baru dan menciptakan prakondisi bagi gelombang investasi besar,"ungkapnya.
