Pemerintah Australia mulai mengarahkan ulang kebijakan insentif Pajak Kendaraan Listrik dengan memperketat fasilitas fringe benefits tax (FBT) atas kendaraan listrik yang disediakan perusahaan bagi karyawannya. FBT atas kendaraan listrik tak lagi dibebaskan secara penuh tetapi dengan persentase tertentu di tahun 2029 mendatang.
Menteri Keuangan Australia, Jim Chalmers menyampaikan bahwa penyesuaian kebijakan insentif Pajak Kendaraan Listrik tidak menghentikan pemerintah Australia untuk mendukung transisi penggunaan kendaraan rendah emisi. Menurut Jim, pemberian insentif pajak dinilai perlu lebih terukur agar tidak terlalu banyak dinikmati kendaraan listrik berharga tinggi.
"Program pengurangan insentif Pajak Kendaraan Listrik akan diterapkan secara bertahap dalam 3 fase dan diperkirakan akan menghasilkan penghematan anggaran sebesar AUD1,7 miliar selama 5 tahun ke depan. Saat ini, Australia masih memberikan pembebasan penuh FBT sebesar 47% untuk kendaraan listrik tertentu yang disalurkan melalui skema novated lease hingga 31 Maret 2027," jelas Jim.
Melalui skema novated lease, pemberi kerja memperoleh pembebasan FBT atas penyediaan kendaraan listrik tertentu kepada pegawai sebagai fasilitas natura. Pemanfaatan fasilitas perpajakan tersebut tetap wajib dilaporkan kepada otoritas perpajakan Australia dan pembayaran cicilan kendaraan dapat menggunakan penghasilan sebelum pajak, sehingga memberikan keuntungan pajak bagi pekerja maupun pemberi kerja.
Ke depan, mulai periode 1 April 2027 hingga 31 Maret 2029, kebijakan pembebasan penuh FBT hanya dapat diberikan untuk kendaraan listrik dengan harga maksimal AUD 75.000 atau sekitar Rp943 juta. Adapun kendaraan listrik dengan harga antara AUD 75.000 hingga AUD 91.387 yang merupakan ambang batas pengenaan pajak mobil mewah, tidak lagi memperoleh pembebasan penuh. Kendaraan pada rentang harga tersebut hanya dikenakan pajak atas natura sebesar 25% dari yang seharusnya terutang
Selanjutnya, mulai 1 April 2029, seluruh kendaraan listrik yang dibeli dengan harga kurang dari AUD91.387 hanya akan mendapatkan diskon pajak atas natura sebesar 25%. Dengan demikian, fasilitas pembebasan penuh yang selama ini menjadi insentif utama dalam skema novated lease akan dihentikan secara bertahap.
Pemerintah Australia turut menegaskan perubahan kebijakan tersebut tidak berlaku surut. Wajib pajak yang telah menandatangani kontrak kendaraan listrik berdasarkan ketentuan lama tetap dapat memanfaatkan fasilitas sesuai aturan saat kontrak dibuat. Selain itu, kendaraan listrik tertentu yang memenuhi persyaratan pemerintah tetap dapat memperoleh fasilitas pembebasan bea masuk impor.
