Informasi Pajak Terkini Forums PPN dan PPnBM PPN masukan tidak dapat dikreditkan karena supplier tidak melaporkan penjualannya di SPT Masa?

  • PPN masukan tidak dapat dikreditkan karena supplier tidak melaporkan penjualannya di SPT Masa?

     ktfd updated 8 years, 8 months ago 14 Members · 101 Posts
  • RickyHalim

    Member
    8 July 2013 at 10:34 am

    Dear rekan ortax,

    Persh kami mendapat surat dari KPP, yang isinya menyatakan bahwa PPN masukan kami tidak dapat dikreditkan karena perusahaan supplier kami tidak melaporkan penjualannya di SPT Masanya.

    Bagaimana cara kami mengatasinya?

    Padahal PPN masukan tsb tidak masuk kriteria "Pajak masukan yang tidak dapat dikreditkan". Bahwa PPN tsb tidak dilaporkan sebetulnya kan bukan merupakan kesalahan kami?

  • RickyHalim

    Member
    8 July 2013 at 10:34 am

    Dear rekan ortax,

    Persh kami mendapat surat dari KPP, yang isinya menyatakan bahwa PPN masukan kami tidak dapat dikreditkan karena perusahaan supplier kami tidak melaporkan penjualannya di SPT Masanya.

    Bagaimana cara kami mengatasinya?

    Padahal PPN masukan tsb tidak masuk kriteria "Pajak masukan yang tidak dapat dikreditkan". Bahwa PPN tsb tidak dilaporkan sebetulnya kan bukan merupakan kesalahan kami?

  • RickyHalim

    Member
    8 July 2013 at 10:34 am
  • hangsengnikkei

    Member
    8 July 2013 at 10:42 am
    Originaly posted by rickyhalim:

    Persh kami mendapat surat dari KPP, yang isinya menyatakan bahwa PPN masukan kami tidak dapat dikreditkan karena perusahaan supplier kami tidak melaporkan penjualannya di SPT Masanya.

    KPP aneh…tanggung renteng jg harusnya putus sepanjang udah dibayar dari pembeli ke penjual

  • hangsengnikkei

    Member
    8 July 2013 at 10:42 am
    Originaly posted by rickyhalim:

    Persh kami mendapat surat dari KPP, yang isinya menyatakan bahwa PPN masukan kami tidak dapat dikreditkan karena perusahaan supplier kami tidak melaporkan penjualannya di SPT Masanya.

    KPP aneh…tanggung renteng jg harusnya putus sepanjang udah dibayar dari pembeli ke penjual

  • RenaldiPratama

    Member
    8 July 2013 at 10:46 am

    Konfirmasikan hal ini ke pihak KPP baik melalui surat atau datang langsung ke KPP, bahwa rekan sudah melakukan prosedur pemungutan dan pelaporan PPN dengan benar, dengan disertai dengan bukti2 yang ada, misal Faktur Pajak asli, Invoice, Bukti Pembayaran dll.
    Jika akhirnya harus menerima sanksi atas kelalaian pihak penjual tersebut, mintakan kembali uang PPN yang sudah rekan serahkan ke pihak penjual.

    CIIMW

  • RenaldiPratama

    Member
    8 July 2013 at 10:46 am

    Konfirmasikan hal ini ke pihak KPP baik melalui surat atau datang langsung ke KPP, bahwa rekan sudah melakukan prosedur pemungutan dan pelaporan PPN dengan benar, dengan disertai dengan bukti2 yang ada, misal Faktur Pajak asli, Invoice, Bukti Pembayaran dll.
    Jika akhirnya harus menerima sanksi atas kelalaian pihak penjual tersebut, mintakan kembali uang PPN yang sudah rekan serahkan ke pihak penjual.

    CIIMW

  • Zullyanto

    Member
    8 July 2013 at 10:50 am
    Originaly posted by hangsengnikkei:

    KPP aneh…tanggung renteng jg harusnya putus sepanjang udah dibayar dari pembeli ke penjual

    jadi solusinya gimana rekan?

    Salam manis,

  • Zullyanto

    Member
    8 July 2013 at 10:50 am
    Originaly posted by hangsengnikkei:

    KPP aneh…tanggung renteng jg harusnya putus sepanjang udah dibayar dari pembeli ke penjual

    jadi solusinya gimana rekan?

    Salam manis,

  • hangsengnikkei

    Member
    8 July 2013 at 10:54 am
    Originaly posted by Zullyanto:

    jadi solusinya gimana rekan?

    liat komen di atas ente

  • hangsengnikkei

    Member
    8 July 2013 at 10:54 am
    Originaly posted by Zullyanto:

    jadi solusinya gimana rekan?

    liat komen di atas ente

  • Zullyanto

    Member
    8 July 2013 at 11:06 am
    Originaly posted by hangsengnikkei:

    liat komen di atas ente

    WKAKAKAKAKAKAKA, Males berpikir klo gitu ente mah! Copas punya orang

    Salam manis,

  • Zullyanto

    Member
    8 July 2013 at 11:06 am
    Originaly posted by hangsengnikkei:

    liat komen di atas ente

    WKAKAKAKAKAKAKA, Males berpikir klo gitu ente mah! Copas punya orang

    Salam manis,

  • RickyHalim

    Member
    8 July 2013 at 11:14 am
    Originaly posted by RenaldiPratama:

    Konfirmasikan hal ini ke pihak KPP baik melalui surat atau datang langsung ke KPP, bahwa rekan sudah melakukan prosedur pemungutan dan pelaporan PPN dengan benar, dengan disertai dengan bukti2 yang ada, misal Faktur Pajak asli, Invoice, Bukti Pembayaran dll.
    Jika akhirnya harus menerima sanksi atas kelalaian pihak penjual tersebut, mintakan kembali uang PPN yang sudah rekan serahkan ke pihak penjual.

    OK, akan dijalankan seperti itu.
    Terima kasih

  • RickyHalim

    Member
    8 July 2013 at 11:14 am
    Originaly posted by RenaldiPratama:

    Konfirmasikan hal ini ke pihak KPP baik melalui surat atau datang langsung ke KPP, bahwa rekan sudah melakukan prosedur pemungutan dan pelaporan PPN dengan benar, dengan disertai dengan bukti2 yang ada, misal Faktur Pajak asli, Invoice, Bukti Pembayaran dll.
    Jika akhirnya harus menerima sanksi atas kelalaian pihak penjual tersebut, mintakan kembali uang PPN yang sudah rekan serahkan ke pihak penjual.

    OK, akan dijalankan seperti itu.
    Terima kasih

Viewing 1 - 15 of 101 replies

Original Post
0 of 0 posts June 2018
Now