Informasi Pajak Terkini Forums Bahas Berita Pemerintah Targetkan Penerimaan Pajak Korporasi Rp185,14 Triliun

  • Pemerintah Targetkan Penerimaan Pajak Korporasi Rp185,14 Triliun

     Riyanto updated 9 months, 1 week ago 1 Member · 1 Post
  • Riyanto

    Member
    19 December 2021 at 8:10 pm

    KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Pemerintah menargetkan penerimaan pajak penghasilan (PPh) Pasal 25/29 badan di tahun depan sebesar Rp 85,14 triliun. Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Neilmaldrin mengatakan, pihaknya memprediksi ada enam sektor usaha yang mendominasi penerimaan PPh badan antara lain industri pengolahan, perdagangan besar dan eceran, jasa keuangan dan asuransi, sektor pertambangan dan penggalian, dan sektor informasi dan komunikasi.

    Ia menyampaikan upaya yang dilakukan oleh otoritas untuk mengejar target penerimaan pajak, tidak terkecuali penerimaan PPh badan yakni.

    1. Perluasan basis pemajakan, antara lain dengan meningkatkan kepatuhan sukarela wajib pajak (WP) melalui kegiatan edukasi dan peningkatan pelayanan.

    2. Peningkatan ekstensifikasi dan pengawasan berbasis kewilayahan, sehingga jangkauan kepada WP semakin luas.

    3. Perluasan kanal pembayaran pajak untuk memudahkan wajib pajak mengakses satu aplikasi untuk dapat melakukan pembayaran berbagai jenis pajak.

    4. Optimalisasi pengumpulan dan pemanfaatan data, baik data internal maupun data eksternal termasuk data Automatic Exchange of Information (AEoI) dan data perbankan.

    5. Penegakan hukum yang berkeadilan dan mendorong kepatuhan wajib pajak.

    6. Melanjutkan proses reformasi perpajakan yang meliputi pilar-pilar organisasi, sumber daya manusia, proses bisnis, data dan IT, serta regulasi, yang salah satunya diwujudkan melalui pengembangan Core Tax System.

    Sumber: https://nasional.kontan.co.id/news/tahun-depan-pemerintah-pasang-target-penerimaan-pajak-korporasi-rp-18514-triliun

Viewing 1 of 1 replies

Original Post
0 of 0 posts June 2018
Now