Informasi Pajak Terkini Forums PPh Pemotongan/Pemungutan bagaimana ketentuan PPh

  • bagaimana ketentuan PPh

  • adita

    Member
    9 December 2010 at 10:20 am
  • adita

    Member
    9 December 2010 at 10:20 am

    permasalahannya begini.
    kami mengunaka sebuah jasa bengkel yg dalam tagihan invoicenya mengunakan nama bengkelnya " mandiri service " tapi ketika saya meminta NPWP nya. yg diberikan adalah NPWP an: pemiliknya. "Herman".

    pertanyaanya.
    apakah tetap dikenakan pph 21 atas kondisi ini. dg tetap rujukan yg digunakan adalah NPWPnya.

    salam

    salam

  • adita

    Member
    9 December 2010 at 10:22 am

    tambahan ..
    apakah usaha yg mengunakan UD. misalnya. "UD.Makmur" merupakan badan?
    tapi ini berNPWP pribadi juga

    salam

  • Rewa

    Member
    9 December 2010 at 10:42 am

    *coba jawab ah…mudah2an tidak berbuntut panjang…^_^'

    Originaly posted by adita:

    apakah tetap dikenakan pph 21 atas kondisi ini. dg tetap rujukan yg digunakan adalah NPWPnya

    ya….atas jasa tersebut dikenakan PPh Pasal 21 cara perhitungan lihat PER 31/57

    Originaly posted by adita:

    apakah usaha yg mengunakan UD. misalnya. "UD.Makmur" merupakan badan?
    tapi ini berNPWP pribadi juga

    kalo dia ber NPWP pribadi, berarti bukan rekan…termasuk usaha perorangan…

  • duloph

    Member
    9 December 2010 at 10:48 am

    saya rasa kena pph 23 kalau yang bekerja di bengkel itu tidak hanya si pemilik.

    tapi kalau memang bengkel tersebut tidak memiliki pegawai lain selain pemilik, maka dipotong pph 21.

  • adita

    Member
    9 December 2010 at 10:57 am
    Originaly posted by Rewa:

    *coba jawab ah…mudah2an tidak berbuntut panjang…^_^'

    heheh… labih baik rekan.. biar beragam..dan semakin byk info yg diterima..

    Originaly posted by Rewa:

    ya….atas jasa tersebut dikenakan PPh Pasal 21 cara perhitungan lihat PER 31/57

    pada dasrnya saya s7 dikenakan PPh 21 cuman melihat Inv nya dia mengunakan nama usahanya, bukan namanya sendiri. jadi kwatir..

    Originaly posted by Rewa:

    kalo dia ber NPWP pribadi, berarti bukan rekan…termasuk usaha perorangan…

    apakah ada NPWP yg diterbitkan atas nama "UD" nya ? atau memang "UD" berNPWP pribadi..?

    salam

  • duloph

    Member
    9 December 2010 at 11:29 am

    begini, menurut saya, kalaupun perusahaan menggunakan jasa atas beberapa orang, dan perusahaan membayar jasa kepada masing2 orang secara langsung, maka dipotong pph 21.

    akan tetapi kalau perusahaan membayar jasa tersebut kepada salah satu orang, dan nanti orang tersebut yang akan membagi kepada yang lainnya, maka dikenakan pph 23.

    mohon koreksinya.

  • hanif

    Member
    9 December 2010 at 11:51 am
    Originaly posted by duloph:

    akan tetapi kalau perusahaan membayar jasa tersebut kepada salah satu orang, dan nanti orang tersebut yang akan membagi kepada yang lainnya, maka dikenakan pph 23.

    ada dasar hukumnya?
    Rasanya ini di dalam PER No. 31 kondisi seperti ini dikenakan PPh Pasal 21.

    Salam

  • hanif

    Member
    9 December 2010 at 11:53 am
    Originaly posted by adita:

    pertanyaanya.
    apakah tetap dikenakan pph 21 atas kondisi ini. dg tetap rujukan yg digunakan adalah NPWPnya.

    ya.
    Nama mandiri service tidak mencerminkan usahanya tersebut berbentuk badan,
    Tapi hanya sekedar penamaan usaha yang dimiliki oleh orang pribadi

    Salam

  • adita

    Member
    9 December 2010 at 12:03 pm

    bagaimana dg ini pak hanif

    Originaly posted by adita:

    apakah usaha yg mengunakan UD. misalnya. "UD.Makmur" merupakan badan?
    tapi ini berNPWP pribadi juga

    tagihan yg masuk kekami,inv atas nama " UD makmur "
    UD = usaha dagang

    tapi setelah saya kompirmasi dg meminta NPWP nya.. yg dikasi kesaya malah NPWP pribadi.

    pertanyaannya
    1. apakah memang "Usaha Dagang" bukan badan yg memiliki NPWP atas UD tersebut.?
    2. ataukah UD tersebut memang berNPWP pribadi pemilik?

    salam mohon pencerahannya

  • hanif

    Member
    9 December 2010 at 12:09 pm

    Yang namanya UD pemiliknya adalah OP.
    biasanya perusahaan keluarga.
    Bukti lain, coba lihat di dalam UU tentang defenisi badan.
    Nggak ada UD kan?

    Salam

  • adita

    Member
    9 December 2010 at 12:45 pm
    Originaly posted by hanif:

    Yang namanya UD pemiliknya adalah OP.
    biasanya perusahaan keluarga.
    Bukti lain, coba lihat di dalam UU tentang defenisi badan.
    Nggak ada UD kan?

    dg begitu.. UD pasti kena PPh 21 .. begitu pak ya kesimpulannya

    salam

  • hanif

    Member
    9 December 2010 at 1:02 pm
    Originaly posted by adita:

    dg begitu.. UD pasti kena PPh 21 .. begitu pak ya kesimpulannya

    untuk kasus ini, ya

    Salam

  • adita

    Member
    9 December 2010 at 1:06 pm
    Originaly posted by hanif:

    untuk kasus ini, ya

    ia deehh… 🙂

    klo u/ kondisi lainnya gimana pak.. 1 aja contohnya pak… atau.. 2 aja pak ya.. biar lebih paham..

    terimakasi banyak pak.. salam

  • duloph

    Member
    9 December 2010 at 1:19 pm

    maksud saya, klo yg ngerjain bbrp orang bisa kena pph 23, krn pph 23 ngga melihat apakah berbadan hukum atau tidak, atau jenis badan hukum apa.

    kalau memang bengkel yg dimaksud rekan adalah bengkel yang jelas2 dilakukan sendiri jelas pph 21.

Viewing 1 - 15 of 21 replies

Original Post
0 of 0 posts June 2018
Now