Fitur dan Cara Pakai Aplikasi M-Pajak, Sudah Tahu Belum?

bacaan 2 Menit
m-pajak

Perkembangan teknologi dengan berbagai inovasi telah mendorong banyak perubahan di berbagai bidang, tak terkecuali perpajakan. Untuk mengimbangi kemajuan teknologi, Ditjen Pajak berinovasi dengan merilis aplikasi M-Pajak, sarana digital yang makin memudahkan wajib pajak untuk melaksanakan kewajibannya. Apa saja fitur-fitur yang ditawarkan serta bagaimana cara menggunakannya? 

Fitur-Fitur dalam Aplikasi M-Pajak

M-Pajak adalah aplikasi digital yang membantu masyarakat menyelesaikan masalah perpajakan. Dirilis sejak tahun 2021 oleh DJP, platform ini dibuat dengan tujuan membuka akses seluas-luasnya untuk para wajib pajak. Cukup dengan melakukan download di PlayStore atau AppStore, kamu sudah bisa menggunakan aplikasi ini dengan segala layanan di dalamnya. 

Apa saja yang bisa kita lakukan melalui aplikasi perpajakan mobile ini? Berikut fitur-fitur yang bisa kamu dapatkan:

  1. Memeriksa riwayat perpajakan

Fitur ini bisa kamu temukan dengan mudah pada bagian halaman muka aplikasi.

  1. Kartu NPWP digital

Layanan kartu Nomor Pokok Wajib Pajak elektronik dapat kamu temukan pada bagian menu ‘Profil Saya’.

  1. Mengetahui informasi terkini tentang perpajakan

Dengan menggunakan aplikasi M-Pajak, kamu tidak akan lagi ketinggalan informasi. Pada halaman muka aplikasi, kamu akan melihat semua update tentang perpajakan.

  1. Pengingat tenggat waktu pembayaran dan pelaporan

Pada halaman muka, kamu juga akan lihat layanan pengingat tenggat waktu pembayaran dan pelaporan. Sangat bermanfaat untuk kamu yang memiliki banyak kesibukan sehingga terkadang lupa masalah perpajakan.

  1. Pencatatan omzet dan penghitungan PPh terutang

Fitur ini sangat berguna untuk para pelaku UMKM. Dengan memasukkan data yang diminta, kamu akan mengetahui berapa omzet bulanan usahamu. Layanan ini juga membantu para pelaku usaha untuk mengetahui nominal PPh terutang beserta waktu pembayaran. 

Daftar yang telah dibuat dalam aplikasi bisa kamu ubah dengan cara memasukkan nominal pemasukan terkini pada kolom. Jika catatan sudah tidak diperlukan lagi, kamu bisa menghapusnya hanya dengan klik gambar tempat sampah. Catatan pun akan otomatis menampilkan angka 0.

  1. Cek lokasi Kantor Pelayanan Pajak terdekat

Aplikasi akan memberikan informasi terkait KPP yang paling dekat dengan membaca GPS gawaimu dan menyesuaikannya dengan peta yang sudah terintegrasi.

Cara Buat Kode Billing Lewat Aplikasi M-Pajak

Melalui aplikasi ini, wajib pajak dapat membuat kode billing secara mandiri. Beriku cara menggunakan aplikasi pajak mobile resmi milik DJP ini untuk membuat kode billing:

  1. Pertama, unduh aplikasi melalui AppStore atau PlayStore.
  2. Kemudian, pilih billing.
  3. Lalu, kamu bisa masukkan data pembayaran untuk mendapatkan kode billing.
  4. Setelah mendapatkan kode billing, kamu dapat langsung melakukan pembayaran dengan internet banking. Semuanya cukup  dilakukan melalui ponsel.
Categories: Tax Learning

Artikel Terkait