Forum Replies Created

Viewing 1 - 15 of 19 posts
  • vianie_w

    Member
    5 August 2016 at 4:20 pm

    Harga Wajar seharusnya yah…

  • vianie_w

    Member
    5 August 2016 at 4:18 pm

    Mantab..Thanks infonya

  • vianie_w

    Member
    5 August 2016 at 10:33 am

    unit link itu kan ada laporannya…dan berupa nilai unit..
    tinggal dikali dgn harga unitnya

    kalo ingin ikut TA berarti semuanya pake angka tanggal per 31/12/15
    nilai unit x harga unit = nilai investasi unit link
    untuk premi asuransinya tdk usah dilaporkan , krn itu biaya

    mohon koreksinya jika ada yang keliru

    vianie_w

  • vianie_w

    Member
    4 August 2016 at 6:17 pm

    Salam pajak 🙂

    saya ingin tanya untuk PMK-118-PMK03-2016
    Pasal 18
    (1) Dalam hal Wajib Pajak telah
    memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak sebelum tahun 2016 dan belum melaporkan SPT PPh
    Terakhir setelah berlakunya Undang-Undang Pengampunan Pajak, berlaku ketentuan sebagai
    berikut:
    a. Wajib Pajak wajib melaporkan SPT PPh Terakhir
    yang mencerminkan Harta yang telah dilaporkan dalam Surat Pemberitahuan Tahunan
    Pajak Penghasilan sebelum SPT PPh Terakhir yang disampaikan sebelum Undang-Undang
    Pengampunan Pajak berlaku ditambah yang bersumber dari penghasilan pada Tahun Pajak
    Terakhir

    apa yang dimaksud dengan huruf a diatas ?
    Misal :
    1. apabila WP punya NPWP sblm thn 2016 dan tdk pernah melaporkan SPT tahunannya..
    apakah WP bole melaporkan SPT Thn 2015 pd bulan Agt 2016 dengan mencantumkan semua hartanya yang diperoleh sebelum thn pajak 2015, dan tidak mengikuti Tax Amnesti?
    (WP tsb merupakan ibu rumah tangga &sudah tidak mempunyai penghasilan sejak 16 thn yang lalu, dan ditanggung oleh anaknya )

    2. apabila WP sdh melakukan kewajibannya, melaporkan SPT Tahunan 2015, dan ingin melakukan pembetulan SPT Tahunan 2015 dan tidak ingin mengikuti Tax Amnesty, apakah diperbolehkan ?
    Terima Kasih

  • vianie_w

    Member
    30 September 2010 at 11:07 am

    Noel, Terima kasih atas pencerahannya.

    tapi saya agak bingung dgn paragraf pertama dan ketiga apa perbedaannya yah?
    tapi tarifnya berbeda.

    Thanks ^_^

  • vianie_w

    Member
    30 September 2010 at 10:05 am

    Rekans mohon bantuannya..
    Saya ada pertanyaan mengenai pembayaran bunga pinjaman ke singapore:
    1 Jika PT A membayar bunga atas pinjaman ke Bank yang ada di Singapore (atau lembaga keuangan lainnya), apakah PT A dikenakan pajak atas pembayaran bunga pinjaman tsb ? jika ya, berapa persen?

    2 Jika PT A membayar bunga atas pinjaman ke PT B yang ada di Singapore (NON lembaga keuangan atau perorangan ), apakah PT A dikenakan pajak atas pembayaran bunga pinjaman tsb ? jika ya, berapa persen?

    Mohon pencerahannya

    Trims

  • vianie_w

    Member
    21 December 2009 at 3:39 pm

    Dear All,
    Saya ingin bertanya, suatu PT membayar jasa design kepada suatu perusahaan singapore (bukan perorangan, tetapi badan usaha)
    apakah terutang PPh atau PPN?

    Note: perusahaan singapore tersebut tidak mempunyai badan usaha tetap di indonesia.

    Thanks…

  • vianie_w

    Member
    21 December 2009 at 2:33 pm

    Dear all,

    untuk WPLN yang tidak memiliki SKD akibatnya akan dikenakan PPh 26 sebesar 20 %, dimanakah hal tersebut tercantum? thanks

  • vianie_w

    Member
    21 January 2009 at 3:04 pm

    Apabila si suami sdh punya NPWP, maka si istri yang bekerja sbg karyawan dapat memberikan npwp suami kepada perusahaan (jg melampirkan kartu keluarga)
    spy tdk dikenakan tarif 20% lebih tinggi krn ga punya NPWP
    pada saat pelaporan, nanti tinggal di cantumkan saja di SPT suami ( klo ga salah dlm SPT trmasuk penghasilan final, coba dilihat lagi SPT nya)

    dari KPP disarankan jika suami sudah punya npwp, si istri ga perlu lagi daftar utk punya npwp baru, kecuali jika istri menginginkannya.( tidak masalah juga)

    Pada dasarnya istri bisa ikut NPWP suami…kecuali :
    1. Wanita kawin yang dikenai pajak secara terpisah karena hidup terpisah berdasarkan keputusan hakim, atau
    2. wanita kawin yang menghendaki perjanjian pemisahan penghasilan dan harta secara tertulis, atau
    3. wanita kawin selain tersebut angka 1 dan 2 dapat mendaftarkan diri untuk memperoleh Nomor Pokok Wajib Pajak atas namanya sendiri agar wanita kawin tersebut dapat melaksanakan hak dan memenuhi kewajiban perpajakannya terpisah dari hak dan kewajiban perpajakan suaminya.

    semoga dapat membantu…

  • vianie_w

    Member
    21 January 2009 at 1:43 pm

    Helo Temans, mohon bantuannya, saya ingin menanyakan mengenai modal saham disetor,

    Di thn 2008 suatu perusahaan mempunyai komposisi modal sbb:(sesuai dengan akte perusahaan)
    A 50% 100.000.000
    B 50% 100.000.000

    di awal thn 2008 jg Si A menyetorkan uang sebesar 30jt & si B sebsr 10jt yang saya catat sebagai uang muka setoran modal (pada neraca di account MODAL)

    apakah pd akhir thn 2008 si B juga sebagai pemegang saham harus setor lagi sebesar 20jt secara proporsional sesuai dengan akte perusahaan ? krn utk penambahan modal tersebut aktenya msh dalam proses…

    ataukah tidak harus proporsional seperti modal disetor? sehingga salah satu pemegang saham menyetor lebih besar dr yg lainnya.

    Mohon bantuannya…

    Thanks

  • vianie_w

    Member
    19 November 2008 at 3:18 pm

    saya setuju dengan rekan weicing 75, saya sering mengalami transaksi seperti diatas, dan sdh bnyak bertanya ksana kesini, sampai ikut training juga, dan saya sudah tanyakan persoalan ini dgn jelas….bahwa:
    objek pajak yang dikenakan pph 21 adalah sudah pasti orang pribadi, sementara utk pph 23 adalah WP pribadi atau badan…
    disebutkan auditor tersebut menggunakan npwp pribadi…( its oke ) tp dilihat lagi apakah dalam menjalankan pekerjaannya dilakukan oleh sendiri atau dia memperkerjakan lagi orang lain?,jika sendiri dipotong pph 21, jika dia memperkerjakan orang lain (punya pegawai) maka dipotong pph 23…
    semoga dapat membantu….

  • vianie_w

    Member
    19 November 2008 at 2:27 pm

    Apakah kita sebagai pembeli perlu meminta bukti SSP dari PPn BM yang sudah dibayar PT LG???

  • vianie_w

    Member
    19 November 2008 at 2:25 pm

    PPN BM nya 10 % , DPP 45.833.333, PPN 4.583.333, PPN BMnya 4.583.333

  • vianie_w

    Member
    4 November 2008 at 1:46 pm

    Helo…ada yang bisa bantu….
    saya membeli TV 29 inch ke LG, dengan harga 5.000.000 per unit…
    Harga tersebut sudah termasuk pajak (ppn dan ppn bm)
    berapakah yg harus saya bayar kepada LG?
    berapakah nilai DPP dan PPn nya yang dicantumkan di faktur pajak ?
    ( LG adalah pabrikan )

    Thanks…

  • vianie_w

    Member
    9 September 2008 at 11:24 am

    Friends, untuk bukti potong jasa konstruksi sudah bisa di download ….( bukti pemotongan/pemungutan PPh Konstruksi)
    Ortax sudah sediain kok….

Viewing 1 - 15 of 19 posts