• edisuryadi2

    Member
    29 January 2010 at 2:47 pm

    Iya, pelaporan SPT 1721 A1 Point 22 tetap dihitung dari Pembayaran PPh Masa Jan – Desember lain halnya dengan SPT Masa PPh 21 Disitu jelas akumulasi PPh 21 dari Januari – Desember dikurangi PPh yang telah disetor pada Masa Jan – Nov ketemu hasil PPh Masa PPh 21 Masa Desember. Pada Point 22 telah dipotong dan dilunasi misal : 10.000 trus dipotong dan dilunasi dengan SSP 8.000, berarti pada point 23 a yang kurang dipotong adalah 2.000,- jumlah tersebut pada angka 23a telah dipotong dari pembayaran gaji bulan …. ( misal bulan Januari ) tahun 2010. senilai sama dengan diatas ataupun jika diperhitungkan dengan PPh Pasal 21 Bulan …….. ( sama Januari ) tahun 2010. Mekanisme sama ditalangi dulu atas kekurangan karena dilaporkan di SPT Masa Desember . Jadi Prinsipnya Pajak Terhutang Karena Karyawan Harus Lunas dibayar pada Masa Des'09 dan bukti diberikan ke Karyawan untuk dilaporkan ke KPP Bukti Terhutang dengan yang dibayarkan adalah sama.,hanya mekanisme PPh Karyawan yang dipotong lebih atau kurang dengan perusahaan selaku pemotong secara Intern bisa diperhitungkan pada Masa sesudahnya