Ortax Forums PPh Badan PPH badan Reply-70281

  • rifarara

    Member
    25 August 2017 at 3:01 pm

    Selamat Sore..
    saya coba menjawab..

    berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 46 TAHUN 2013

    pasal 2 ayat 2 huruf a dan b
    Wajib Pajak yang memiliki peredaran bruto tertentu sebagaimana dimaksud pada ayat (1) (dikenai Pajak Penghasilan yang bersifat final) adalah Wajib Pajak yang memenuhi kriteria :
    -Wajib Pajak orang pribadi atau Wajib Pajak badan tidak termasuk bentuk usaha tetap dan menerima penghasilan dari usaha dengan peredaran bruto tidak melebihi Rp4.800.000.000

    pasal 2 ayat 4
    Tidak termasuk Wajib Pajak badan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) adalah
    -Wajib Pajak badan yang belum beroperasi secara komersial atau
    -Wajib Pajak badan yang dalam jangka waktu 1 (satu) tahun setelah beroperasi secara komersial memperoleh peredaran bruto melebihi Rp4.800.000.000

    karena saya tidak tahu detil sudah berapa lama perusahaan anda beroperasi maka saya asumsikan perusahaan baru yang belum beroperasi dalam 1 tahun pajak..
    maka perusahaan anda tidak menghitung PPh pasal 25 dengan 1% final dikali Peredaran usaha per bulan karena perusahaan anda tidak termasuk dalam PP 46 tersebut..

    perhitungan PPh pasal 25 untuk Wajib Pajak Baru adalah sesuai dengan (Pasal 2 ayat (1) PMK-255/PMK.03/2008) yaitu Besarnya angsuran PPh Pasal 25 adalah sebesar Pajak Penghasilan yang dihitung berdasarkan penerapan tarif umum atas penghasilan neto sebulan yang disetahunkan, dibagi 12 (dua belas)
    tidak final dan dapat dikreditkan dalam SPT tahunan PPh Badan

    semoga membantu
    terima kasih

    RS