• hangsengnikkei

    Member
    15 January 2015 at 3:36 pm
    Originaly posted by Sintiya Gunawati:

    Dalam kasus ini apabila ABC menitipkan PPh 4(2)nya ke pengelola XYZ. maka misalnya tagihan sewa 100juta + PPN 10 juta + PPh 4(2) 10 juta. Jadi ABC membayar 120 juta.

    tagihan sewa + ppn = 110jt, bayar full tetep 110jt, knp nambah jd 120jt?

    Originaly posted by Sintiya Gunawati:

    Pengelola XYZ membayar PPh 4(2)nya 10 juta ke kas negara atas nama PT. XYZ.
    Apabila ABC bayar sewa bln Feb 2014 110juta (+PPN). lalu ia mau menitipkan PPh 4(2) tp baru bayar bln Jan 2015 10juta. Maka PT. XYZ menyetorkan dan melapor pajaknya masa Jan 2015.
    Pertanyaannya, apakah masalah dengan jangka waktunya ? apakah akan dikenakan denda atas penyetoran dan pelaporannya ? karena pembukuan pendapatan dan beban PPh 4(2)nya ada di bulan Feb 2014.

    utk XYZ gak akan pernah jadi masalah, karena memang gak ada kewajiban utk menyetorkan kewajiban pemotong pajak, kecuali penyewanya bukan pemotong pajak