• kartikadn

    Member
    26 December 2014 at 12:45 pm
    Originaly posted by INGINTAUTAX:

    spt normal
    pk = 40
    pm=0
    kb=40

    spt pembetulan (p1)
    pk=39
    pm=0
    lb= -1 (40-39)

    pada SPT Masa Oktober (N), statusnya LB = 40.
    pada SPT Masa Oktober (N+1), status PPN nya akan menjadi:
    PK = 39
    PM = 0
    status >>> LB = 39
    pada butir II.H yang diceklis adalah kotak II.F (diisi dalam hal SPT Pembetulan).

    kemudian LB pada SPT Pembetulan Okt tersebut dikompensasikan ke Masapajak kapan.. misal ke Masa Pajak Nopember.
    maka nanti pada SPT PPN Masa Nopember akan terakumulasi.

    lebih mudah kalau langsung dipraktekkan di ESPT.

    btw, kenapa PK di masa okt dari 40 menjadi 39, apakah ada cancel invoice? buatkan juga pemberitahuan FP batal.namun jika karena salah input saja, dilakukan pemetulan saja.salam,

    CMIIW.