• Mrjack

    Member
    28 October 2014 at 3:28 pm
    Originaly posted by nuxint:

    Boleh rekan, biasanya emang kaya gitu kok

    kalau dikaitkan dengan aturan ini (poin c) bagaimana rekan PER 24 Thn 2012 :
    Pasal 15
    Faktur Pajak harus memuat keterangan tentang penyerahan Barang Kena Pajak danjatau penyerahan Jasa Kena Pajak yang paling sedikit mencantumkan:
    a. nama, alamat, dan Nomor Pokok Wajib Pajak yang menyerahkan
    Barang Kena Pajak atau Jasa Kena Pajak;
    b. nama, alamat, dan Nomor Pokok Wajib Pajak pembeli Barang Kena
    Pajak atau penerima Jasa Kena Pajak;
    c. jenis barang atau jasa, jumlah Harga Jual atau Penggantian, dan potongan harga;

    dan dikaitkan dengan PER 13 tahun 2010 :
    Per-13 :
    Dalam hal keterangan Nama Barang Kena Pajak/Jasa Kena Pajak yang diserahkan tidak dapat ditampung dalam satu Faktur Pajak, maka Pengusaha Kena Pajak dapat :
    – membuat lebih dari 1 (satu) formulir Faktur Pajak yang masing-masing formulir harus menggunakan Kode, Nomor Seri, dan tanggal Faktur Pajak yang sama, serta ditandatangani dan diberi keterangan nomor halaman pada setiap lembarnya, dan khusus untuk pengisian jumlah, Potongan Harga, Uang Muka yang telah diterima, Dasar Pengenaan Pajak, dan Pajak Pertambahan Nilai cukup diisi pada formulir terakhir Faktur Pajak; atau
    – membuat 1 (satu) Faktur Pajak yang menunjuk nomor dan tanggal Faktur-faktur Penjualan yang merupakan lampiran yang tidak terpisahkan dari Faktur Pajak tersebut, dalam hal Faktur Penjualan dibuat berbeda dengan Faktur Pajak

    mohon sharing informasinya rekan2 master2 yang lain.

    salam