• sistop

    Member
    19 June 2014 at 11:32 am
    Originaly posted by madecuipit:

    Begini saya ada di perusahaan periklanan….
    Misal ada pemasang iklan sebesar Rp. 10.000.000,- untung 4 kali tayang dan sebulan sekali tayang. Dalam sistem program accounting kami pengakuan pendapatan sesuai dengan terbitnya iklan tersebut. jadi tidak langsung di akui Rp.10.000.000,-. Tetapi perbulan akan ada pendapatan yg masuk di sistem hanya Rp.2.500.000,- . masalahnya pihak pemasang iklan minta di terbitkan satu kali faktur pajak langsung PPN di akhir iklan mereka tayang. Lalu bagaimana solusi nya rekan? Kalau saya terbitkan di akhir berarti pendapatan di sistem dgn laporan pajak berbeda jadinya.

    Originaly posted by madecuipit:

    Hal itu di perbolehkan

    Originaly posted by madecuipit:

    Lalu jika misalkan juga kasusnya di balik…misal juga pemasang iklan minta faktur pajak di depan langsung juga bagaimana solusinya rekan? karena jadi berbeda antara total pendapatan di sistem dgn di pajak karena terpengaruh beda nominal saat terbit faktur pajak.

    Originaly posted by madecuipit:

    Hal itu di perbolehkan