• ktfd

    Member
    14 February 2014 at 3:04 pm
    Originaly posted by priadiar4:

    inilah yang harus diluruskan, itulah yang saya maksud untuk dicounter, isi kepala orang bisa saja berbeda-beda

    semestinya… jika isi peraturannya disampaikan dgn "benar dan lugas", maka sudah pasti
    isi kepala org yg menfsirkannya ya "cuman 1" penafsiran saja toh…

    mis:
    jika peraturan tsb berkeinginan utk mengatur bhw jika sdh ada ntpn maka tak wajib lapor,
    maka seharusnya dituliskanlah di sana dgn lugas… mis: ditambahkanlah "kecuali utk
    pembayaran yg ber-ntpn, maka tidak perlu lap spt lagi".

    atau jika peraturan tsb memang berkeinginan utk menerapkan pelaporan pada semua
    bentuk pembayaran baik yg ber-ntpn maupun tidak, maka ya buatlah dgn tegas, mis:
    "baik yg ber-ntpn maupun tidak, maka harus lap spt masa sejak jan 14".

    beres kan…