• ktfd

    Member
    4 February 2014 at 4:20 pm

    se 42/2013
    e.
    10. Wajib Pajak wajib menyetor Pajak Penghasilan terutang sebagaimana dimaksud pada butir 6 ke kantor pos atau bank yang ditunjuk oleh Menteri Keuangan, dengan menggunakan Surat Setoran Pajak atau sarana administrasi lain yang dipersamakan dengan Surat Setoran Pajak, yang "telah mendapat validasi dengan Nomor Transaksi Penerimaan Negara (NTPN)", paling lama tanggal 15 (lima belas) bulan berikutnya setelah Masa Pajak berakhir.
    11. Wajib Pajak yang melakukan pembayaran Pajak Penghasilan "sebagaimana dimaksud pada butir 10 wajib menyampaikan Surat Pemberitahuan Masa" Pajak Penghasilan paling lama 20 (dua puluh) hari setelah Masa Pajak berakhir.
    12. Wajib Pajak yang telah melakukan penyetoran Pajak Penghasilan sebagaimana "dimaksud pada butir 10 dianggap telah menyampaikan Surat Pemberitahuan Masa" Pajak Penghasilan sebagaimana dimaksud pada butir 11, sesuai dengan tanggal validasi NTPN yang tercantum pada Surat Setoran Pajak.
    13. Ketentuan mengenai pelaporan Surat Pemberitahuan Masa Pajak Penghasilan "sebagaimana dimaksud pada butir 11 diberlakukan mulai Masa Pajak Januari 2014".

    ini baru lengkap…
    dan menurut aturan tsb, maka meskipun "wp sudah setor dan dapat ntpn" tetap harus
    bikin spt masa, yg berlaku mulai jan 14 (butir 13).

    meskipun di butir 12 dibilang bhw jika sdh punya ntpn, mk tak wajib lap spt masa,
    namun oleh butir 13 tetap disuruh lap spt masa (butir 10 & 11) mulai jan 14.

    dan akibatnya… he3… ini yg mengasyikkan…
    adalah "kebingungan lagi dan lagi", apakah mulai jan 14, meskipun sudah dapat ntpn,
    tetap harus lap spt masa ataukah cukup "menuruti butir 12 tok" yg menyatakan bhw
    jika sudah dapat ntpn mk tak perlu lap spt masa???

    ak tak tau…