• Rusmawihitam

    Member
    5 February 2014 at 1:54 pm
    Originaly posted by KAJAPSBY:

    Faktur Pajak harus diisi secara lengkap. Bila tidak diisi secara lengkap, FP tsb tidak dapat dikreditkan.
    Faktur Pajak Fiktif adalah Faktur Pajak yang dibuat tidak berdasarkan transaksi yang sebenarnya.

    Bagaimana bisa di identifikasikan sebagai "FIKTIF" ? logikanya paling banter FP tsb tidak dapat di jadikan masukan bukan ??