• ionika25

    Member
    25 October 2013 at 2:16 pm
    Originaly posted by hangsengnikkei:

    jgn terlalu "menghakimi" fiskus, mereka jg sama seperti kita, sama2 mengerjakan pekerjaannya, diluar itu ternyata berseberangan kepentingan ya mari dinikmati perbedaannya

    saya bukan menghakimi fiskus "emang saya hakim" hi hi hi
    bisa aja dlm hal ini saya juga fiskus ato bisa juga WP.

    saya hanya memberi gambaran bahwa Apakah Undang-Undang Pajak memang sedari awal disusun dengan kacamata persepsi negatif terhadap Wajib Pajak di Indonesia, sehingga surat himbauan pun yang baru bicara potensi sudah bernilai kewajiban pajak dan sanksinya. lalu mengapa untuk fiskus tidak berlaku hal yang sama?

    Mengapa kaidah kualitatif yang sama tidak dicantumkan pada fiskus dalam proses-proses yang berkaitan dengan pembukuan, misalnya dalam pemeriksaan. Adakah bunyi sebagai berikut &.dengan itikad baik, pemeriksaan dilakukan untuk menguji kepatuhan Wajib Pajak —-saya kutip dari tulisan mantan mungkin Kepala Pusdiklat Pajak Bpk. Chaizi Nasucha——-