• sirama

    Member
    23 October 2013 at 9:54 am

    Dear Rekan ortax,

    Mohon informasinya, ada kasus seperti ini:
    1. Sebuah perusahaan katakanlah PT A melakukan penjualan dan menerbitkan Faktur Pajak ke PT B,
    2. PT A telah melakukan pembayaran PPN keluaran dan melaporkannya ke kantor pajak
    3. PT B tidak mencatat dan melaporkannya sebagai PPN Masukan.

    dari cerita diatas, apa yang akan terjadi jika PT B tidak mencatat dan melaporkan PPN? saya masih kurang mengerti mengenai masalah tanggung renteng.. apakah kasus seperti ini bisa kena tanggung renteng?

    Terima kasih, mohon pencerahannya
    Salam