• kasitaugaya

    Member
    23 October 2013 at 7:59 am
    Originaly posted by wannabewongkpp:

    ada pendapat, sekiranya ada invoice dari PT A (PKP), PT A (PKP) tersebut juga harus buat FP, gimana ini ?

    Nah, ini saya takutkan.
    Seperti yang saya sampaikan di atas, sepanjang rekan bisa jelaskan dan buktikan bahwa tidak terjadi penyerahan BKP oleh PT A (PKP) seharusnya tidak ada FP disana.
    Tp normalnya, invoice ditagihkan oleh pihak yang mengirimkan barang, dalam kasus rekan, itu resiko yang harus ditanggung apabila transaksinya "tidak normal".