• garlie

    Member
    1 October 2013 at 9:03 am
    Originaly posted by altria58:

    Intinya dalam SSPCP diidentitas importir diisi oleh NPWP Importir (pemilik API), sedangkan di kolom NPWP pada PPh Pasal 22 dan PPN BM diisi dengan data pemilik barang

    Apakah memang seperti itu ya rekan?? karena sy jg ada kasus seperti itu, kami tidak bs kreditkan krn kami tidak punya ijin impor sehingga PPh 22 atas nama importirnya padahal kami yang bayar