• v112u5

    Member
    27 October 2013 at 2:44 pm
    Originaly posted by nelza:

    salam.
    sya ingin brtnya.apakah UU.NO 46 seutuhnya sudah diterapkan?
    jika ada OP yng belum melaksankan apa kah akan di kenakan sanksi?

    iya benar rekan…
    PP 46 yang benar rekan.
    PP ini wajib dilaksanakan rekan apabila si wajib pajak termasuk kriteria yang ada di dalam PP46.

    Originaly posted by udh_ieok:

    1. Selama ini sy mnyetor pph 25 sbsar 600-an perbulan sd masa Agustus (blm thu klo ada aturan baru), bgmn perlakuan pph 25 ini yg sy setor ???

    untuk PPh 25 yang disetor sejak bulan juli sampai dengan agustus wajib di PBK menjadi 411128-420 PPh Final

    Originaly posted by udh_ieok:

    2. Apakah PP ini pengganti pph 25 or gmn dan apakah sy msh harus tetap bayar PPN 10% (peredaran bruto sy thn 2012 dibawah 4,8 M)

    apabila peredaran bruto di tahun sebelumnya dibawah 4.8M, berarti WP OP/Badan wajib mengikuti PP46 1% dari peredaran bruto.
    apabila mengikuti PP46 maka tidak ada yang nama nya PPh 25 dan dibebaskan dari potongan/pungutan Pajak penghasilan dengan syarat telah memiliki SKB silahkan merujuk ke Per-32/PJ/2013 untuk mendapatkan SKB.

    Originaly posted by udh_ieok:

    3. klo pengganti PPh 25 berarti pelaporn dan penyetorannya jg harus tiap bulan jg ya ?? berarti lbh besar pajak yg sy bayar tiap bulan donk…. krn Omset perbulan sy rata2 90jt-an..brarti PPh final sy skitar 900-an sebulan yg bisanya cm 600-an

    ya benar rekan.
    tetapi ad ayang perlu di ingat PPh tersebut telah final yang mana tidak akan dihitung kembali dengan menggunakan tarif PPh Pasal 17.
    apabila kita membayar PPh 25 maka PPh 25 yang kita bayarkan tersebut hanya akan menjadi kredit pajak tetapi atas penghasilan yang diterima wajib di hitung berdasarkan tarif PPh Pasa 17 UU PPh.

    Originaly posted by udh_ieok:

    4. Perlakuan nanti pada SPT tahunan 2013 kek gimana ??? pastinya nggak bs dikreditkn angsuran PP 46 ini krn FINAL kan ?? nah klo Rugi gmn donk ???

    maaf rekan PP 46 tidak mengenal kata rugi.
    walaupun rekan rugi wajib membayar 1% dari omset tanpa terkecuali dan kerugian pada saat tahun dipergunakan PP46 tidak dapat di kompensasikan.

    jadi menurut saya antara PP46 dengan peraturan sebelumnya ada baik dan buruk.
    tetapi mau tidak mau apabila rekan telah termasuk dalam kriteria PP46 maka rekan wajib mengikutinya.