• ktfd

    Member
    23 July 2013 at 11:55 am
    Originaly posted by wannabewongkpp:

    itu juga yg jadi pertanyaan saya di thread yang lain, klo ada selisih lebih dalam revaluasi aset (secara komersil tp tidak minta izin ke DJP), apakah selisih lebih ini merupakan objek PPh ? secara dalam neraca, selisih lebih ini diakui sebagai penambahan ekuitas (kekayaan).

    hehehe… mendingan selisih lebih, lha kalau ada selisih kurang gimana coba???
    tanyain ar coba, mungkin bung pri bisa jawab?