• wannabewongkpp

    Member
    10 July 2013 at 2:19 pm
    Originaly posted by ktfd:

    hehehe… aku juga bingung bos… secara psak ya no probelmo… tp selisih aset tetap
    antara akuntansi dan pajak pasti akan beda terus, blm lagi selisih revaluasinya (bisa plus
    ataupun minus lagi) mau diapakan oleh pajak… makanya bikin bingung, ilmuku blm nyampek ini…

    itu juga yg jadi pertanyaan saya di thread yang lain, klo ada selisih lebih dalam revaluasi aset (secara komersil tp tidak minta izin ke DJP), apakah selisih lebih ini merupakan objek PPh ? secara dalam neraca, selisih lebih ini diakui sebagai penambahan ekuitas (kekayaan).