• CaT78

    Member
    4 July 2013 at 9:48 am
    Originaly posted by nimaspajak:

    knp importnya tdk a/n PT.A dan kemudian barang langsung kirim ke PT.B.. biar ndak bingung mksdnya..hehehe

    Originaly posted by nimaspajak:

    kontrak2nya gmn?kl saya terawang2 sih harusnya PT. B ga ada tuh urusan impor2, kan tau urusannya beli barang sama PT. A (terserah si PT. A mau ngambil dari luar negeri atau dari luar angkasa)

    Karena PT. A ada di Jakarta dan B di Surabaya.
    Import langsung ke PT. B untuk efisiensi biaya transport, jadi barang langsung dikirim ke Surabaya dari Jepang, tidak singgah ke Jakarta.

    Sebenarnya masalahnya ada di pelaporan PPN Masukkan dan Keluarannya.
    PT. C-Ind membuka Faktur pajak ke PT. A, tapi PT. A tidak membuka Faktur Pajak ke PT. B karena PT. B menolak dengan alasan sudah bayar PPN Import.

    Jadi di PT. A ada Pajak Masukkan tapi tidak ada Pajak keluaran.

    Thanks