• mulyadiskom

    Member
    23 July 2013 at 10:20 am

    Tentang PP 46 ini saya pernah tanyakan ke Kring Pajak tapi mereka belum bisa jawab karena juklaknya belum terbit.
    Untuk sekedar gambaran saja. Justru yang penting dipahami adalah pasal 10nya.

    1. Jika WP terdaftar di tahun 2013 baik bulan sebelum PP ini berlaku maupun bulan sesudah PP ini berlaku menurut saya tidak masalah. paling yang jadi masalah kalau ada penghasilan kita di potong oleh pihak lain dalam hal ini di potong PPh 23. jadi kita ajukan keberatan atas bukti potong yang seharusnya tidak dipotong. Dan yang belum ada pemotongan kita bisa ajukan SKB untuk PPh Pasal 23 karena penghasilan kita masuk ke PP 46.

    2. Jika WP terdaftar sebelum tahun berlakunya PP ini maka harus dilihat apakah Omset tahun tersebut melibihi 4,8M atau tidak. kalau melebihi jadi gak usah bingung2 lagi dengan PP 46. Tapi kalau tidak melebihi ini yang sedikit repot untuk menyusun laporan keuangan Tahun 2013.
    Jadi nanti WP tersebut dalam menyusun laporan keuangan ada Kolom Final dan Non Final.
    Yang Final tentunya sudah tidak perlu kita hitung lagi PPh Pasal 29nya karena tiap bulan sudah kita lakukan penyetoran 1%.
    Tapi yang tidak final itu yang perlu kita hitung dan dilakukan rekon fiskal sehingga mendapatkan kewajiban PPh 29 yang sebelumya tentunya dikurangi dengan uang muka pajak (kredit pajak) yang kita miliki.

    Demikian semoga bermanfaat