• begawan5060

    Member
    30 May 2013 at 4:50 pm
    Originaly posted by begawan5060:

    Pasal 10 (1) Per-24 :
    PKP yang membuat Faktur Pajak dengan menggunakan Nomor Seri Faktur Pajak ganda atau Nomor Seri Faktur Pajak yang sama lebih dari 1 (satu) dalam tahun pajak yang sama, maka seluruh Faktur Pajak dengan Nomor Seri Faktur Pajak tersebut termasuk Faktur Pajak Tidak Lengkap.

    Tetapi kalo kita kaji kembali, malah menimbulkan perngertian yg "ngambang"

    Misalkan saya tulis begini :
    PKP yang membuat Faktur Pajak dengan menggunakan Nomor Seri Faktur Pajak ganda dalam tahun pajak yang sama, maka seluruh Faktur Pajak dengan Nomor Seri Faktur Pajak tersebut termasuk Faktur Pajak Tidak Lengkap.

    Dan begini :
    PKP yang membuat Faktur Pajak dengan menggunakan Nomor Seri Faktur Pajak yang sama lebih dari 1 (satu) dalam tahun pajak yang sama, maka seluruh Faktur Pajak dengan Nomor Seri Faktur Pajak tersebut termasuk Faktur Pajak Tidak Lengkap.

    Atau begini :
    PKP yang membuat Faktur Pajak dengan menggunakan Nomor Seri Faktur Pajak ganda lebih dari 1 (satu) dalam tahun pajak yang sama, maka seluruh Faktur Pajak dengan Nomor Seri Faktur Pajak tersebut termasuk Faktur Pajak Tidak Lengkap.

    Saya jadi bingung sendiri, maksud sebenarnya seperti apa…. he..he..he..