• adisetionugroho

    Member
    23 May 2013 at 3:59 pm

    Selamat sore master-master, mohon bantuannya lagi.

    Sebelumnya mohon maaf karena tidak posting di thread yang sudah ada seperti disini http://www.ortax.org/ortax/?mod=forum&page=show&id topik=41040. Alasannya karena sudah terlalu banyak diskusiannya…

    Misalkan bulan Pebruari kita menerbitkan FP dengan mata uang asing katakan $100 = PPNnya $10. Misalkan ratenya Rp 10.000.
    Maka yang tertera adalah PPNnya Rp 100.000.
    Invoice dan FP sudah ada di customer. Katakan ada 2 customer.
    A sudah melaporkannya dan B belum melaporkannya sebagai VAT in.
    Setelah di cek ternyata yang bikin eSPT salah dalam melakukan impor ke eSPT. Dimana kedua customer tersebut diperlakukan sebagai FP batal = DPP dan PPNnya nol.

    Apakah bisa menghapus FP di eSPT normal atas ke dua FP tersebut lalu membuat SPT Pembetulan 1 dengan menginput FP dengan kode 011 / 010? Jadi tanggalnya pun sama cuma beda rate. Rate sebenarnya misalkan Rp 9.990 sehingga PPNnya 99.900.

    Nah bagaimana cara merevisinya?

    Klo dari aturan yang saya baca:
    2. Contoh Apabila Terdapat Penggantian Faktur Pajak
    a. Pada tanggal 28 Februari 2011 PT Cerdik (PKP Penjual) melakukan penjualan BKP kepada PT Pandai (PKP Pembeli) dengan harga jual sebesar Rp280.000.000,00.
    b. Pada tanggal 28 Februari 2011 PT Cerdik menerbitkan Faktur Pajak dengan Kode dan Nomor Seri 010.000-11.00000050, DPP sebesar Rp280.000.000,00. dan PPN sebesar Rp28.000.000,00.
    c. Faktur Pajak tersebut telah dilaporkan oleh PT Cerdik pada SPT Masa PPN Masa Pajak Februari 2011.
    d. Pada tanggal 11 Juli 2011 diketahui bahwa harga jual sebenarnya adalah sebesar Rp230.000.000,00.
    e. Atas kesalahan tersebut, pada tanggal 15 Juli 2011 PT Cerdik menerbitkan Faktur Pajak Pengganti dengan Kode dan Nomor Seri 011.000-11.00000147, DPP sebesar Rp230.000.000,00. dan PPN sebesar Rp23.000.000,00.
    f. Sebagai konsekuensi dari penerbitan Faktur Pajak Pengganti tersebut, maka:
    1) PT Cerdik melakukan dua hal sebagai berikut:
    a) melakukan pembetulan SPT Masa PPN Masa Pajak Februari 2011 untuk melaporkan Faktur Pajak Pengganti tersebut pada formulir 1111 A2 dengan cara sebagai berikut:

    Kolom Kode dan Nomor Seri diisi dengan Kode dan Nomor Seri Faktur Pajak Pengganti (011.000-11.00000147);
    Kolom Tanggal diisi dengan tanggal Faktur Pajak Pengganti (15-07-2011);
    Kolom DPP (Rupiah) diisi dengan nilai 230.000.000 dan kolom PPN (Rupiah) diisi dengan nilai 23.000.000;
    Kolom Kode dan No. Seri Faktur Pajak Yang Diganti/Diretur diisi dengan Kode dan Nomor Seri Faktur Pajak yang diganti (010.000-11.00000050).

    Faktur Pajak yang diganti tidak perlu dilaporkan lagi pada SPT Masa PPN Pembetulan Masa Pajak Februari 2011; dan
    b) melaporkan Faktur Pajak Pengganti dalam SPT Masa PPN Masa Pajak Juli 2011 pada formulir 1111 A2 dengan cara sebagai berikut:

    Kolom Kode dan Nomor Seri diisi dengan Kode dan Nomor Seri Faktur Pajak Pengganti (011.000-11.00000147);
    Kolom Tanggal diisi dengan tanggal Faktur Pajak Pengganti (15-07-2011);
    Kolom DPP (Rupiah) dan kolom PPN (Rupiah) diisi dengan nilai 0 (nol);
    Kolom Kode dan No. Seri Faktur Pajak Yang Diganti/Diretur diisi dengan Kode dan Nomor Seri Faktur Pajak yang diganti (010.000-11.00000050).

    2) PT Pandai harus melakukan pembetulan SPT Masa PPN Masa Pajak dimana Faktur Pajak yang diganti tersebut dilaporkan sebagai Faktur Pajak Masukan, dengan melaporkan Faktur Pajak Pengganti tersebut pada formulir 1111 B2 dengan cara sebagai berikut:

    Kolom Kode dan Nomor Seri diisi dengan Kode dan Nomor Seri Faktur Pajak Pengganti (011.000-11.00000147);
    Kolom Tanggal diisi dengan tanggal Faktur Pajak Pengganti (15-07-2011);
    Kolom DPP (Rupiah) diisi dengan nilai 230.000.000 dan kolom PPN (Rupiah) diisi dengan nilai 23.000.000;
    Kolom Kode dan No. Seri Faktur Pajak Yang Diganti/Diretur diisi dengan Kode dan Nomor Seri Faktur Pajak yang diganti (010.000-11.00000050).

    Faktur Pajak yang diganti tidak perlu dilaporkan lagi pada SPT Masa PPN Pembetulan.

    Nah klo nilainya berubah jadinya kan kami dan customer harus sama-sama buat pembetulan SPT…

    Pertanyaannya:
    1. Bagaimana solusi / cara melakukan pembetulan FPnya?
    2. Rate yang dipergunakan yang mana? Seharusnya kan Rp 9.990… Klo menggunakan tanggal sekarang misalkan Rp 9.500.

    Terima kasih banyak ya master…
    Semoga bermanfaat untuk yang lainnya.

    ortax