• hangsengnikkei

    Member
    21 May 2013 at 3:00 pm
    Originaly posted by begawan5060:

    Misal (PPh badan):
    Laba komersial = 11.254.223 —> ditulis apa adanya, tidak dibulatkan
    Setelah koreksi fiskal, laba fiskal (Ph Kena Pajak) = 12.882.223 —> angka ini dituangkan dalam SPT induk :
    No. A.1 = 12.882.223
    No. A.2 = 0 (nggak ada kompensasi rugu)
    No. A.3 = 12.882.223
    Nah saat penerapan tarif, barulah dibulatkan ke bawah. Pembulatan ini dilakukan "saat mengalikan tarip dengan Ph KP" baik langsung pake kalkulator atau menggunakan "orek-orekan" tersendiri..

    ini si mbah yg salah…kl orek2an itu tempe dong…:D