• zlicce

    Member
    28 April 2013 at 4:33 pm

    Terima Kasih untuk pendapatnya Rekan – rekan.

    Memang mungkin FP Pengganti di sini betul tidak digunakan untuk mengakomodir 'kelalaian' penerbitan FP. Namun, sejauh yang saya lihat, bahwa FP Pengganti diterbitkan atas FP yang " cacat, rusak, salah dalam pengisian, atau salah dalam penulisan, sehingga tidak memuat keterangan yang lengkap, jelas, dan benar".
    Dan tidak ada penjelasan lebih lanjut mengenai apa yang dimaksud cacat, rusak di dalam Per Dirjen tersebut, selain mengenai tidak boleh dikreditkannya FP Pengganti tersebut di dalam SPT Masa bulan diterbitkannya FP Pengganti tersebut.
    Mengenai bisa dikreditkannya FP yg diterima oleh costumer melalui Pembetulan, memang seharusnya bisa dilakukan.
    Tetapi pada prakteknya, akan sangat sulit bagi kita PKP 'Kecil' untuk meminta PKP 'Besar' melakukan pembetulan.
    Mohon koreksi dari Rekan-Rekan jika pendapat saya salah.

    Agus