• Dipras

    Member
    15 April 2013 at 5:24 pm

    Terimakasih Mas Zull

    Persoalannya pada PER-24/PJ/2012 lampiran III dicontohkan cara penulisan Kode dan Nomor Seri Faktur Pajak sebagai bahwa FP # 010.900-13.00000001, diganti dengan nomor 011.900-13.00000001.
    Dijelaskan bahwa "Faktur Pajak Pengganti diterbitkan dengan nomor seri 900-13.00000001 sesuai dengan nomor seri Faktur Pajak yang diganti."

    Menurut saya kasus diatas adalah kasus ketika FP yang diganti diterbitkan setelah berlakunya PER-24.

    Pada lampiran yang sama juga dkatakan bahwa Format Nomor Seri Faktur Pajak terdiri dari 13 (tiga belas) digit berikutnya adalah Nomor Seri Faktur Pajak. (10 (sepuluh) digit menurut PER-13/PJ/2010 Lampiran III).

    Dikarenakan pada kedua peraturan tersebut kode tahun penerbitan termasuk dalam pengertian Nomor Seri Fakur Pajak maka saya lebih cenderung pada alternatif pertama, yaitu: 011.000-12.12345678

    Salam