• risksept

    Member
    16 January 2013 at 12:12 pm
    Originaly posted by begawan5060:

    Kata-kata "harus dibuat secara berurutan" ini tercantum dalam peraturan atau tidak.. maka :
    Apabila menerbitkan FP tepat waktu —-> otomatis (tanpa disuruhpun) akan berurutan
    Apabila menerbitkan FP "seenaknya" —-> otomatis tidak akan berurutan

    menerbitkan FP tepat waktu kan gak harus urut.

    Contoh sederhana ketika PKP dikasih Jatah nomor seri 01-05 pada bulan April 2013
    1. Transaksi tgl 2 April 2013 PKP menggunakan nomor urut 01
    2. Transaksi tgl 12 April 2013 PKP menggunakan nomor urut 03 (karna mungkin adanya kekhilafan, WP mengira nomor urut yang sudah dipakai adalah nomor 01 dan 02)
    3. Transaksi tgl 20 April 2013 PKP menggunakan nomor urut 04
    4. Transaksi tgl 25 April 2013 PKP menggunakan nomor urut 05
    5. setelah dilakukan pengecekan ternyata nomor urut 02 belum terpakai, oleh karena itu ketika ada transaksi tgl 28 April 2013 PKP bisa menerbitkan FP dengan nomor urut 02
    menurut saya tidak masalah asalkan semua faktur pajak tersebut dilaporkan dalam SPT Masa PPN.

    salam 🙂