• risksept

    Member
    12 January 2013 at 12:23 pm

    kalau menurut saya penggunaan nomor seri faktur pajak tidak harus urut.
    karena setau saya, ketentuan yang mewajibkan penggunaan nomor seri secara urut hanya ada di pasal 9 ayat (1) PER -65/PJ/2010 (yang dalam PER-24/PJ/2012 sudah dicabut dan dinyatakan tidak berlaku), yang berbunyi "Nomor Urut pada Nomor Seri Faktur Pajak sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6 ayat (3) huruf b dan tanggal Faktur Pajak harus dibuat secara berurutan, tanpa perlu dibedakan antara Kode Transaksi, Kode Status Faktur Pajak dan mata uang yang digunakan."