• m3rryc

    Member
    15 February 2013 at 11:57 am
    Originaly posted by begawan5060:

    Dalam Per-24/PJ/2012, di samping menambahkan ketentuan pemberian kode aktivasi, password, dan nomor FP, terdapat juga ketentuan baru yang merubah ketentuan dalam Per-13/PJ/2010.
    Perbedaan tsb, antara lain :
    1. Kode cabang dalam penomoran FP
    Dalam ketentuan lama : ada
    Dalam ketentuan baru : tidak ada
    2. Nomor urut FP Pengganti
    Dalam ketentuan lama : nomor urut terakhir yang belum digunakan
    Dalam ketentuan baru : sama dengan nomor urut FP yang diganti
    3. Dasar Pengenaan Pajak (DPP)
    Dalam ketentuan lama : Diisi dengan jumlah Harga Jual/Penggantian/Uang Muka/Termin dikurangi dengan Potongan Harga dan Uang Muka yang telah diterima
    Dalam ketentuan baru : Diisi dengan jumlah Harga Jual/Penggantian/Uang Muka/Termin dikurangi dengan Potongan Harga dan Uang Muka yang telah diterima atau diisi dengan DPP Nilai Lain sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang perpajakan.
    4. Kode Transaksi Penyerahan ke Pemungut PPN
    Dalam ketentuan lama : Hanya 02 dan 03
    Dalam ketentuan baru : 02, 03, 07, dan 08
    5. Tanda tangan FP
    Dalam ketentuan lama : Cap tanda tangan tidak diperkenankan dibubuhkan pada FP
    Dalam ketentuan baru : Cap tanda tangan atau scan tanda tangan tidak diperkenankan dibubuhkan
    pada FP

    Adanya perubahan pada angka 1, 2, dan 4 semoga saja langsung diikuti dengan update eSPT-nya..

    Mantappppp!!!!

    sekalian mau menanyakan berapa lama jangka waktu surat pemberitahuan kode aktivasi yg diterima PKP stlh surat permohonan diajukan ??
    trims 🙂