• wulanwidya

    Member
    13 February 2013 at 9:59 am
    Originaly posted by begawan5060:

    Dalam Per-24/PJ/2012, di samping menambahkan ketentuan pemberian kode aktivasi, password, dan nomor FP, terdapat juga ketentuan baru yang merubah ketentuan dalam Per-13/PJ/2010.
    Perbedaan tsb, antara lain :
    1. Kode cabang dalam penomoran FP
    Dalam ketentuan lama : ada
    Dalam ketentuan baru : tidak ada
    2. Nomor urut FP Pengganti
    Dalam ketentuan lama : nomor urut terakhir yang belum digunakan
    Dalam ketentuan baru : sama dengan nomor urut FP yang diganti
    3. Dasar Pengenaan Pajak (DPP)
    Dalam ketentuan lama : Diisi dengan jumlah Harga Jual/Penggantian/Uang Muka/Termin dikurangi dengan Potongan Harga dan Uang Muka yang telah diterima
    Dalam ketentuan baru : Diisi dengan jumlah Harga Jual/Penggantian/Uang Muka/Termin dikurangi dengan Potongan Harga dan Uang Muka yang telah diterima atau diisi dengan DPP Nilai Lain sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang perpajakan.
    4. Kode Transaksi Penyerahan ke Pemungut PPN
    Dalam ketentuan lama : Hanya 02 dan 03
    Dalam ketentuan baru : 02, 03, 07, dan 08
    5. Tanda tangan FP
    Dalam ketentuan lama : Cap tanda tangan tidak diperkenankan dibubuhkan pada FP
    Dalam ketentuan baru : Cap tanda tangan atau scan tanda tangan tidak diperkenankan dibubuhkan
    pada FP

    amazing,,, memang master pajak bapak
    yang ada dalam pikiranku ckrg
    kapan yaa, aq bisa jadi hebat seperti bapak ne
    kasih jurus trik jitunya donk bapak
    hehe
    thank a lot
    salam