• hanif

    Member
    5 December 2012 at 9:52 pm
    Originaly posted by begawan5060:

    Benar…
    Namun, apakah argumen tsb dapat secara serta merta menyimpulkan bahwa yg dimaksud sisa lebih tsb adalah sisa lebih fiskal?

    tentu saja tidak

    Originaly posted by begawan5060:

    Originaly posted by hanif:
    Artinya, jumlah yang ditanamkan kembali bisa saja sebesar nilai sisa lebih komersial, (ini yang paling rasional karena uang kasnya memang ada).

    Berarti, bisa saja jumlah yang di-investasikan 500jt, khan? Lha trus uang 100jt diperoleh dari mana?

    he he he
    saya mikirnya juga gitu
    Tapi, rasanya masih ada yang mengganjal dengan defenisi selisih lebih tersebut.
    Apalagi bila dalam kasus ada pengeluaran seperti sumbangan untuk panti asuhan yang jelas-jelas tidak ada hubungan langsung atau tidak langsung dengan usaha.
    Dengan demikian, pengeluaran tersebut tidak bisa digolongkan sebagai biaya sehari-hari.

    Originaly posted by begawan5060:

    Dalam Ps 3 Per-44 ditegaskan bahwa sisa lebih dipindahkan ke akun dana pembangunan…, bukankah yang bisa dipindahkan hanya sisa lebih komersial?

    benar sekali.
    Kalau dengan kondisi nilai sisa lebih fiskal 500 juta dan nilai sisa lebih komersial 400 juta, tentunya yayasan hanya akan melakukan investasi sebesar nilai sisa lebih komersial. Karenanya, yang bukan objek pajak adalah sebesar 400 juta.

    Salam