• hanif

    Member
    5 December 2012 at 8:39 pm

    Rekan begawan… dan rekan-rekan ortax lainnya.
    Setelah merenung…he he he bukan manyun…
    saya punya pemikiran begini.

    Bahwa yang dimaksud di dalam Pasal 1 PER 44 tersebut adalah benar nilai sisa lebih fiskal. Dengan demikian, untuk kasus saya ini, nilai sisa lebih fiskal berjumlah 500 juta yang jika ditanamkan kembali adalah bukan objek pajak. Namun demikian, di dalam PER tersebut tidak dinyatakan bahwa keseluruhan sisa lebih tersebut harus ditanamkan kembali. Artinya, jumlah yang ditanamkan kembali bisa saja sebesar nilai sisa lebih komersial, (ini yang paling rasional karena uang kasnya memang ada).
    Sehingga, jumlah yang diakui sebagai bukan objek pajak hanyalah sebesar 400 juta. Konsekuensinya, akan ada sebesar 100 juta sisanya yang akan dikenai pajak pada tahun itu. Hal ini juga pas dengan pembuktian yang dilakukan sebelumnya bahwa PPh terutang adalah dari PKP sebesar 100 juta.

    Mohon opininya….

    Salam