• begawan5060

    Member
    19 November 2012 at 2:09 pm
    Originaly posted by hanif:

    kenapa bagi pemberi sumbangan NDE?

    Bukankah ketentuan Ps 9 ayat (1) huruf g menyebutkan demikian?
    Memang hal ini termasuk "anomali" menyalahi prinsip taxability-deductibility.., dan dapat diartikan pemajakan ganda..
    Latar belakang ketentuan ini adalah untuk mencegah terjadi "tranfer" penghasilan..
    Contoh :
    PT. A memberikan "sumbangan uang tunai" ke koperasi B sebesar 2M. PT A dan koperasi B ada hubungan..
    Oleh karena PT. A sudah harus memakae tarif tunggal 25% maka PT. A mentransfer ph-nya ke koperasi B (yang masih kena tarip 12,5%)… bisa dituduh tax evasion..