• meanius

    Member
    25 October 2012 at 8:42 am
    Originaly posted by begawan5060:

    Ini menyangkut contoh yang saya berikan, yaitu bengkel mobil, khan? Bukankah jasa perbengkelan tidak termasuk dalam pengertian jasa konstruksi, kenapa dikenai PPh final? Bukankah Pengusaha konstruksi bisa saja (boleh-boleh saja) punya Ph yang dikenakan PPh non final?

    maksud saya penjelasan terhadap contoh kasus saya yang sebagai topic dan kasus nya rekan pradiar4 yg ini.

    Originaly posted by priadiar4:

    PT A adalah kontraktor namun melakukan pemeliharaan mesin misal mesin bor apakah dipotong PPh final?

    menurut saya memang boleh pungusaha konstruksi tidak di kenakan pph final tetapi atas kasus selain konstuksi dan renovasi.
    karena pada umumnya renovasi dan pemeliharaan inilah yang sampai saat ini masih di sama artikan karena blum ada peraturan yang pasti yang membedakan renovasi dan pemeliharaan itu sendiri..
    mohon dikoreksi 🙂

    Salam