• sicut

    Member
    6 July 2012 at 7:46 pm

    Saya mau sharing rekan2 senior dan rekan2 lainnya, bagaimana jika prshn holding dan sudah PKP tetapi tidak ada lagi penghasilan selain dari pendapatan lain-lain. Jadi prshn tsb tidak lagi menerbitkan Faktur Pajak Keluaran, tetapi tetap ada Faktur Pajak Masukan.

    Apakah Faktur Pajak Masukan tsb tetap harus dikreditkan dan trus dikompensasikan ke masa-masa seterusnya? Jika demikian Lebih Bayarnya akan trus bertambah.

    Apakah bisa tidak lagi mengkreditkan Pajak Masukan, dengan menjadikannya sbg biaya, bila prshn tidak ingin restitusi?

    Mohon tanggapan dari rekan2, terima kasih.