• viviana

    Member
    21 June 2012 at 4:54 pm
    Originaly posted by budianto:

    mungkin harus dibuatkan perjanjian dan masalah pembayaran dibuatkan giro langsung dengan tanggal yg sudah ditentukan setiap bulannya. (14 giro/bulan)

    trima ksh rekan budi untuk masukannya,,,kalo yang beli'y orang pribadi dalam hal ini dokter dan pembayarannya biasa'y mereka minta sponsor dr RS…jadi menurut saya kalo pake giro terlalu beresiko,,,bisa" perusahaan saya diblacklist karena mencairan giro kosong karena pas jatuh tempo penarikan dana blm ada…yaa maklumlah perusahaan kami perusahaan keluarga…jadi intruksi sesuai perintah boos…

    Originaly posted by hanif:

    kalau labanya 1 juta atau 10 juta masih aman rekan budianto.
    kalau labanya 10 M, puyeng juga kan pak

    ho oh,,kalo laba'y kecil masih bisa ditalangin tapi kalo laba'y berM-M…waduuuh…bisa bangkruut…

    Originaly posted by budianto:

    wah kalo laba 10 M, rekan Vivi bisa naek gaji besar pak Hanif…..
    ha ha ha…

    heee…amiiin…kalo Laba dari transaksi jual beli memang besar tapi,,,tapi biaya yang dikeluarkan jg besar karena banyak customer yang minta sponsor,,huufffzzz

    Originaly posted by moremore:

    Berarti manajemen resiko yang salah. Dimana-mana yang jual kredit (nyicil) kudu menghitung resiko, kalau perlu diasuransikan.

    yaaa…namanya jg perusahaan keluarga dimana bos'y ada beberapa dan maunya menang sendiri

    Originaly posted by moremore:

    Soal PPN, ikut pendapat hanif. Terima nasib aja deh.
    Tapi kalau mau nakal ya diakali seh dg buat kontrak bahwa penyerahan barang setelah lunas, resiko ditanggung penumpang ya. (ops…!!??)

    bisa jg c seperti itu tapi masalahnya sales'y gak mau dibuat ribeet,,mana mau mereka diatur sama admin, disini sales sangat diagung"kan karena dianggap menghasilkan uang…**upppz jadi curcol dewh…..heeeee