• wannabewongkpp

    Member
    14 July 2012 at 12:01 am
    Originaly posted by the_nhie:

    wah mbak destalina, sama persis nih sama kasus saya…BUMN nya bilang 'terserah klo FP juni tetep mau pake kode 010 tapi kami tetap pungut PPN nya dan hanya membayar sebesar DPP saja'

    tanya ke AR solusinya bagaimana, jawab mau tanya ke Kasie dulu..

    jika kondisi di lapangan seperti itu, lantas bagaimana nanti cara lapor si vendor di e-spt nya?kode 010 kan untuk FP standar yg emmang harus setor ke kas negara..apa bisa e-spt diakalin untuk BUMN tsb…bikin pusing aja ya BUMN

    saya coba jawab dgn pemikiran awam saya.
    pemungutan hanya bisa dilakukan apabila sudah ada penyerahan; dalam hal ada pembayaran sebelum penyerahan pemungutan juga bisa dilakukan; demikian juga dalam hal pmbayaran per termin.

    klo kita lihat di lampirannya, tata cara pemungutan, rekanan membuat faktur pajak pada saat penyerahan. artinya kalau itu penyerahan di bulan juni, berarti faktur pajak juga dibuat (bertanggal) di bulan juni (PMK.85 belum berlaku).

    so ngapain kita bergantung pada AR, AR juga manusia. kita cukup menginterpretasikan sendiri aturan yang ada.

    itu interpretasiku, mana interpretasimu

    CMIIW