• ktfd

    Member
    10 February 2012 at 10:26 am
    Originaly posted by JUNI:

    Biasanya saya dibayar loh kalo beri penjelasan, tapi khusus di ortax saya gratiskan;

    he3… ini kalau pake bahasanya politikus demokr@t bang sutan: "ngeri-ngeri sedap itu…"
    meskipun saya dibayar (sayangnya belum pernah ada yg mbayar… he3…) dan apalagi
    tidak dibayar (kebalik ya logikanya…), maka saya akan dengan "gigih berini" utk membela
    hak2 para pembeli yg dizolimi oleh pp ini krn pp ini bertentangan dgn uu!!!

    penjelasan ibu juni yg sangat runtut dan jelas memang sekilas memberikan kesan bahwa
    antara pp dan uu tidak berbeda sama sekali…
    namun sayangnya, karena beliau suka menghitam2kan (bukan kambing tentunya)
    kata/kalimat, ternyata ada "satu" kata yg lupa beliau hitamkan yaitu "atau"
    dalam pp tsb, padahal kata "atau" memang patut "dikambinghitamkan" sebagai penyebab
    perdebatan panjang x lebar x tinggi yg terjadi ini.

    jadi ibu juni, jika nanti ibu berkenan memperhatikan si kata "atau" ini, kemungkinan
    (baru mungkin lho…) ibu juni akan memahami bahwa ternyata syarat di pp kok ya
    tambah banyak dibandingkan syarat di uu…

    Originaly posted by JUNI:

    Jika berbicara keyakinan, yang menulis UU dan PP itu jauh lebih tinggi penggunaan bahasa indonesianya, dibandingkan PMK dan KEP DIRJEN. Jadi sangat "jarang sekali" UU dan Juklak UU tersebut berbeda apalagi juklaknya itu setingkat PP.

    jika saya tidak salah mengartikan… maka pernyataan ibu juni ini bisa memunculkan
    perdebatan atau bahkan protes dari para pembuat aturan di tingkat yg lebih rendah
    dr uu/pp, karena belum tentu para pembuat aturan tertinggi (mis uu/pp) lebih pandai
    dan jago berbahasa indonesia dgn baik dan benar…
    atau jangan2 ini termasuk yg "jarang terjadi" tsb.

    saya pikir akan sangat "naif" jika hanya berpikiran bahwa "memang tidak ada maksud
    tertentu dalam mengganti kata "dan" jadi "atau" oleh pembuat pp ini".

    btw, bagi yg mau membayar harap tidak segan2 menghubungi saya ya… he3…
    peace man.