• begawan5060

    Member
    9 February 2012 at 6:09 pm

    Coba bandingkan :
    (A) Ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) (baca tanggung renteng) tidak diberlakukan dalam hal:
    a. pajak yang terutang tersebut dapat ditagih kepada penjual barang atau pemberi jasa.

    (B) penjelasan Ps 16F UU PPN :
    pembeli atau konsumen barang dan penerima jasa bertanggung jawab renteng atas pembayaran pajak yang terutang apabila ternyata bahwa pajak yang terutang tersebut tidak dapat ditagih kepada penjual (sengaja dipenggal di sini)

    Bukankah pada hakekatnya sama, meskipun dalam bahasa yg berbeda (negatif-positif)

    PKP penjual tidak bisa ditagih, menurut ketentuan (A) pembeli diberlakukan tanggung renteng
    PKP penjual tidak bisa ditagih, menurut ketentuan (B) pembeli tanggung renteng