• begawan5060

    Member
    10 November 2011 at 5:50 pm
    Originaly posted by oythea:

    Time test terhadapnya berlaku atau tidak mengingat dia secara rutin mendapat gaji.

    Ya..

    Originaly posted by oythea:

    Apakah time test dilakukan hanya sekali atau setiap tahun ? artinya jika dalam tahun 2009 dia sudah pernah berada di Indonesia lebih dari 183 hari sehingga atas gajinya diperlakukan sebagai WP OP DN dengan dipotong PPh 21, apakah untuk tahun 2010 diperlukan time test lagi atau secara otomatis menjadi WP OP DN walaupun selama 2010 tinggal di Indonesia kurang dari 183 hari.

    Di dalam UU PPh disebutkan apabila tinggal di INA melebihi 183 dalam jangka waktu 12 bulan maka menjadi WPLN, demikian pula sebaliknya. Cukup jelas dan adil…
    Tetapi di Pasal lain kewajiban subjektif WPDN berakhir dalam hal meninggal dunia, atau meninggalkan INA selamanya. Dengan kata lain, apabila sudah "kadung" menjadi WPDN, tetap menjadi WPDN seterusnya kecuali meninggal dunia, atau meninggalkan INA selamanya.

    Originaly posted by oythea:

    3 Apabila dalam 10 bulan pertama dia masih belum mencapai 183 hari sehingga atas gajinya di potong PPh 26 namun di bulan ke 11 telah melewati 183 hari apakah gaji dibulan ke 11 nya langsung dipotong PPh 21 ? Bagaimana dengan PPh 26 yang sudah dipotong ?

    Benar…
    PPh Ps 26 yang sudah dipotong, menjadi kredit pajak dalam PPh OP pegawai ybs