• hanif

    Member
    16 October 2011 at 9:50 pm
    Originaly posted by annie8:

    berati kekurangan bayar pph ps21 kita mengunakan pph ps 29.. benar demikian?

    berarti rekan annie8 masih belum paham yang dimaksud dengan PPh Pasal 29.

    PPh Pasal 29 adalah Pajak kurang bayar akhir tahun yang terdapat di dalam SPT Tahunan PPh WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI ATAU WAJIB PAJAK BADAN. PPh Pasal 29 dan atau PPh Pasal 25 disetor sendiri oleh Wajib Pajak menggunakan SSP dengan :

    Kode Akun Pajak 411125 Untuk Jenis Pajak PPh Pasal 25/29 Orang Pribadi
    Kode Jenis Setoran 100 Untuk pembayaran Masa PPh Pasal 25 Orang Pribadi yang terutang.
    Kode Jenis Setoran 200 Untuk pembayaran pajak yang masih harus dibayar yang tercantum dalam SPT Tahunan PPh Orang Pribadi termasuk SPT pembetulan sebelum dilakukan pemeriksaan…………Ini yang lazim disebut PPh Pasal 29

    Kode Akun Pajak 411126 Untuk Jenis Pajak PPh Pasal 25/29 Badan
    Kode Jenis Setoran 100 Untuk pembayaran Masa PPh Pasal 25 Badan yang terutang.
    Kode Jenis Setoran 200 Untuk pembayaran pajak yang masih harus dibayar yang tercantum dalam SPT Tahunan PPh Badan termasuk SPT pembetulan sebelum dilakukan pemeriksaan………….Ini yang lazim disebut PPh Pasal 29

    Untuk PPh Pasal 21, tidak ada lagi yang namanya SPT Tahunan. Tidak ada istilah PPh Pasal 29 digunakan di dalam PPh Pasal 21. Saat ini hanya SPT Masa yang digunakan.
    SPT Masa PPh Pasal 21 disampaikan oleh pemotong pajak (Perusahaan tempat Tn. A bekerja). Kekurangan Pemotongan PPh Pasal 21 saat dilakukan perhitungan kembali oleh pemotong pajak di bulan Desember, disetor oleh pemotong pajak menggunakan SSP dengan :

    Kode Akun Pajak 411121 Untuk Jenis Pajak PPh Pasal 21
    Kode Jenis Setoran 100 untuk pembayaran pajak yang masih harus disetor yang tercantum dalam SPT Masa PPh Pasal 21 termasuk SPT pembetulan sebelum dilakukan pemeriksaan.

    Salam