• begawan5060

    Member
    26 September 2011 at 7:52 pm
    Originaly posted by angelina11:

    Saya mau tanya , misal Terima Faktur Pajak Tgl 5 September sebesar USD 6.000 untuk pembayaran sewa gedung, dan di konversi ke Rp dengan rate tgl 5 September.

    Memang seharusnya demikian…
    DPP-nya dikonversikan ke IDR saat penerbitan FP..

    Originaly posted by angelina11:

    Yang ingin saya tanyakan PPh Finalnya boleh tidak mengikuti Rate tgl 5 September disamakan dengan faktur Pajak masukan dari pihak gedung. kemudian saya baru bayar pajaknya pada tgl 7 Oktober , tapi menggunakan Tax Rate tgl 5 September ?

    Tax rate yang digunakan adalah saat memotong PPh-nya (saat menerbitkan bukti potong). Saat itulah DPP-nya dikonversikan ke IDR, dan saat membayar/melapor sudah tidak lagi memperhatikan tax rate, karena PPh yang harus disetor sudah dalam IDR..