• 7y0

    Member
    19 November 2011 at 7:27 pm
    Originaly posted by setyaindra27:

    1. Rekan tidak perlu membayar 50. karena pada dasarnya pada masa januari 2011 sebenarnya saudara LB., akan tetapi anda jika sebelumnya rekan sudah melaporkan PPN masa februari sebelum ada kesalahan ini maka anda diharuskan membayar

    betul, tapi krn LB_P < LB_N , akhirnya terjadi KB. dan memang harus dibayar, haduh…menghela nafas panjang ini rekan..hehe

    Originaly posted by 7y0:

    2. Mengenai FP yg telah dihapus dalam sistem dan kemuadian memasukkan/menerbitkan FP dengan no FP yg serupa jelas tidak bisa. solusinya anda harus memulai dari awal mengentry database sejak kapan menggunakan SPT 1111.

    harusnya itu bisa menjadi alternatif, namun karena saya pikir algoritma program itu sprti 1107 ya saya santai aja karena bisa tarik-menarik faktur…

    Originaly posted by setyaindra27:

    3. Saya rasa anda tdak kena denda krn anda tdk terlambat membayar Pajak ( PPN ), hanya saja melakukan pembetulan.

    yang ini setuju saya rekan, status spt saya kn LB ya..!!hehe nilai KB itu kan karena LB saya mengecil, agar sama dengan LB dengan yg normal berarti saya harus nombok 50rb. Ibarat saya ngutangi DJP 700 tapi sebenarnya uangnya cuma 650, brarti saya harus nambahin 50 biar pas 700..!! 🙂