• begawan5060

    Member
    27 February 2009 at 2:14 pm
    Originaly posted by ranto:

    biasa saja kalau tgl 25-2-2009 perusahaan mencatat kurs realisasi Rp.7.900 karena kurs menurut money changer pada berbeda-beda.

    Maksudnya "bisa saja" begitu ?
    Jawabnya bisa ya, bisa tidak, tergantung customer anda setuju atau tidak, karena berkenaan dgn duit yg akan diterima.

    Originaly posted by ranto:

    bukanya pada saat bayar uang sewa tgl 25-2-2009 kurs yang dipakai adalah kurs tengah BI?
    karena prosedur pajak, penghasilan dan biaya mengunakan kurs tengah BI

    Dalam contoh yg saya berikan, terjadi adanya utang biaya (ditagih tgl. 10-1-2009 baru dibayar tgl. 25-2-2009), jadi biaya tsb sudah harus dibukukan tgl 10-1-2009 dan menggunakan kurs BI yg berlaku pada tgl. tsb. Trus saat terjadi pembayaran, maka uang yang benar-benar dikeluarkan adalah jumlah rupiah hasil konversi pd saat pembayaran. Nah di sinilah akan timbul rugi/laba selisih kurs.